Mochtar Mohamad tidak hanya pandai bergaul dengan kalangan wong cilik. Sebagai seorang politikus ia juga dikenal memiliki jejaring politik yang bagus.

Mengawali karir politik di lokal, jejaring politiknya luas hingga lintas daerah bahkan nasional. Ia dekat dekat tokoh nasional dan ketua-ketua umum partai di pusat.

Sebagai kader PDI Perjuangan, ia bukan hanya dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. Tapi ia juga kenal dekat dengan ketua umum partai lain, misalnya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Mochtar yang pernah menjadi Ketua Panitia Deklrasi Megawati-Prabowo pada Pemiliu 2009 juga kenal dengan Ketua sekaligus pendiri Gerindra, Prabowo Subianto.

Ia juga akrab dengan tokoh politik seperti Wakil Ketua MPR dari PKS, Hidayat Nurwahid, Salim Segaf Al-Jufri, eks Mentri era SBY dan juga politikus PKS.

Bahkan, politikus Golkar seperti Fadhel Muhamad juga dekat dengan Mochtar. Ia ikut berperan aktif dalam pencalonan istri Fadhel, Hana Fadhel dalam Pilkada Gorontalo 2017 silam.

Karena di kenal dekat, banyak orang datang menemui Mochtar hanya untuk meminta tolong dihantarkan bertemu ketua-ketua umum partai.

Saat musim Pilkada seperti ini, atau musim pergantian kepemimpinan partai di tingkat daerah. Banyak orang datang untuk meminta tolong dirinya.

“Kalau saya prinsipnya bergaul dengan siapa saja. Tidak mau pilah-pilih. Mau itu wong cilik atau elit. Makanya saya banyak teman, bukan cuma di Kota Bekasi. Tapi hampir semua daerah saya punya teman. Alhamdulillah saya juga kenal dengan ketum-ketum partai,” ujar Mochtar.

Kata dia, sudah banyak tokoh politik di Bekasi, baik kota maupun kabupaten yang sudah ia hantarkan bertemu ketau-ketua partai.

“Alhamdulillah hajat teman-teman berjalan sukses. Ada yang sekarang jadi ketua partai, ada yang kemaren dapat rekomendasi Pilkada. Prinsipnya tetap sama, menolong kawan,” pungkasnya.

Dengan kedekatan Mochtar dengan ketua umum partai, kemungkinan besar ia takan kesulitan mendapat rekomendasi partai pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang. Baik dari PDI Perjuangan sendiri, maupun partai lain.(TIM)