Kilas Album
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
Lintas Kegiatan
Walikota Bekasi Terima Penghargaan Manggala Bhakti Kesejahteraan Sosial Tingkat Nasional
Administrator


. Mochtar Mohamad satu-satunya Walikota se provinsi Jabar yang menerima penghargaan di bidang kepedulian terhadap kesejahteraan sosial masyarakattingkat nasional. Penghargaan Manggala Bhakti Karya Ke [ ... ]


PENGUKUHAN PAGUYUBAN SENI PERTUNJUKAN NUSANTARA
Administrator

Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang merupakan tekad persatuan Bangsa Indonesia, bertempat di Lapangan Parkir Kantor Walikota Bekasi pada hari Minggu tanggal 25 Oktober telah dikukuhkan oleh Bang M [ ... ]


Other Articles

Penyandang Cacat adalah salah satu elemen warga masyarakat yang semestinya memiliki hak dan peluang yang sama dengan warga masyarakat lainnya. Namun karena kondisi cacat yang disandangnya seringkali menjadi tersisihkan bahkan terlupakan. Hal inilah yang kemudian menggerakkan Bang Mochtar untuk memberikan kepedulian dan perlakuan yang sama kepada para penyandang cacat di Kota Bekasi. Bang Mochtar memberikan bantuan dan kesempatan kepada penyandang cacat di Kota Bekasi untuk dapat berwira-usaha sesuai dengan kondisi yang ada pada mereka.

Upaya Bang Mochtar memberikan kepedulian kepada penyandang cacat khususnya di Kota Bekasi telah menempatkan Kota Bekasi menjadi tempat penyelenggaraan Musyawarah Nasional Himpunan Penyandang Cacat beberapa waktu yang lalu. Dan atas kiprah serta kepedulian Bang Mochtar kepada para penyandang cacat, Bang Mochtar mendapatkan PENGHARGAAN NASIONAL dari Himpunan Penyandang Cacat pada tanggal 3 Desember yang lalu bertempat di Istana Wakil Presiden dengan disaksikan oleh H. Siswadi, Ketua Umum Himpunan Penyandang Cacat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Bang Mochtar memiliki kepedulian yang besar kepada para penyandang cacat. Selamat dan Sukses untuk Bang Mochtar, semoga dapat diikuti oleh warga Kota Bekasi lainnya.

 

Tangal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/AIDS sedunia. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua, betapa sampai hari ini belum ada obat untuk menyembuhkan seseorang dari paparan virus mematikan tersebut, dan yang paling baik dilakukan adalah melakukan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS.

Dari hasil penelitian terhadap kasus paparan HIV/AIDS, paling besar penularan terjadi melalui hubungan seks yang berganti-ganti pasangan dan penggunaan jarum suntik narkoba secara bergantian. Maka upaya pencegahan yang paling baik adalah menghindari dan menjauhi pola hidup seks bebas dan juga menghindari penggunaan narkoba.

Kita tentu ingat, ketika Bang Mochtar menjabat sebagai Ketua BNK sangat gencar melakukan kampanye pencegahan dan pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba di Kota Bekasi. Dan saat ini, meskipun tidak lagi menjabat sebagai Ketua BNK, Bang Mochtar tetap concern  dengan upaya-upaya tersebut. Dan sesungguhnya apa yang telah dilakukan Bang Mochtar, saat itu sebagai Wakil Walikota Bekasi yang ex officio adalah Ketua BNK menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan bagi penanggulangan HIV/AIDS di Jawa Barat, yang pada tahun ini mengalami perbaikan peringkat penyandang HIV/AIDS.

Dan sebagai Walikota Bekasi saat ini, Bang Mochtar terus dan tetap peduli terhadap upaya-upaya penanggulangan HIV/AIDS dengan pesan-pesan dan tindakan yang nyata pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dengan mengingatkan agar kita menjauhi pola seks bebas dan menghindari narkoba agar selamat dunia dan akhirat.

Last Updated (Tuesday, 01 December 2009 23:33)

 

 Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah memberikan contoh teladan yang baik dalam keikhlasan menjalankan perintah Allah dan kesabaran menghadapi ujian dari Allah dengan semangat pengorbanan yang luar biasa. Dari sejarah ibadah qurban dapat dipetik pelajaran, betapa kita sebagai hamba Allah berkewajiban untuk senantiasa rela berkorban untuk kepentingan yang lebih besar, daripada untuk kepentingan diri sendiri. Nabi Ibrahim telah banyak memberikan contoh kepada kita bahwa dalam kehidupan sehari-hari, baik ditengah-tengah keluarga maupun masyarakat, semangat rela berkorban untuk menjalankan perintah Allah SWT, demi kepentingan umum dan agama merupakan hal yang penting yang patut kita teladani. Sikap individualis, boros dan egois serta kurang memperhatikan nilai-nilai agama, sudah saatnya kita rubah dengan mengedepankan sikap terpuji sesuai tuntutan ajaran agama. Demikian disampaikan oleh Bang Mochtar dalam sambutannya sebelum pelaksanaan Shalat Iedul Adha di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi pada Hari Raya Iedul Adha, Jum'at tanggal 27 November yang lalu.

Pada kesempatan tersebut Bang Mochtar juga menyerahkan hewan qurban berupa seekor sapi kepada pengurus Masjid Al Barkah. Selamat Iedul Adha, diiringi doa semoga saudara-saudara kita yang berangkat haji tahun ini kembali ke tanah air menjadi haji yang Mabrur.

Last Updated (Sunday, 29 November 2009 15:29)

 

Beberapa bulan terakhir ini jika warga Kota Bekasi melintasi Jalan Jenderal A. Yani yang merupakan jalan Protokol Kota Bekasi tentu melihat perubahan yang cukup signifikan. Di samping pelebaran jalan yang membuat bangga warga Kota Bekasi,  ada yang lebih menarik lagi yakni penataan median jalan menjadi taman hijau. Hal ini tentu tidak lepas dari kiprah gagasan dan keinginan Bang Mochtar Mohamad selaku Walikota Bekasi yang memang peduli dengan keindahan dan kelestarian lingkungan.

Bang Mochtar sangat concern dengan ancaman pemanasan global dan perubahan iklim, sehingga berupaya mewujudkan kepeduliannya dengan upaya penghijauan di Kota Bekasi. Untuk itu Bang Mochtar mengajak seluruh wargaKota Bekasi untuk berpartisipasi menghijaukan Kota Bekasi dengan menanam paling tidak 1 pohon di setiap rumah. Bang Mochtar berani mengajak karena Bang Mochtar sendiri memang sangat mencintai tanam-tanaman dan juga satwa.

Adalah kebiasaan Bang Mochtar selepas kesibukan tugas, sambil melepas kepenatan refreshing  dengan menata dan merawat tanam-tanaman di sekitar rumah dinas. Bang Mochtar tidak segan-segan untuk turun tangan sendiri. Tidak heran beraneka tanaman hias dan buah-buahan kini menghiasi taman rumah dinas Walikota Bekasi. Hal ini tidak lain karena kepedulian Bang Mochtar terhadap lingkungan yang bersih, indah, rapi dan asri.

Maka tidak mengherankan kalau untuk menyambut hari Cinta Puspa dan Satwa, Bang Mochtar mencanangkan dan melakukan gerakan penanaman seratus ribu pohon di Kota Bekasi. Maka sudah sepatutnya warga Kota Bekasi bersama-sama menyambut ajakan Bang Mochtar untuk melakukan gerakan penanaman pohon, agar Kota Bekasi menjadi hijau segar, dan ikut menyumbang kelestarian alam. Salut Bang Mochtar, kita jadikan Hijau Kotaku, Lestari Alamku.

Last Updated (Tuesday, 24 November 2009 14:06)

 
Hari ini, 28 Oktober, 81 tahun yang lalu sebuah peristiwa bersejarah yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia telah berhasil merubah arah kebangsaan Indonesia yang berbhineka tunggal ika. Para Pemuda yang datang dari berbagai penjuru Nusantara, yang menamakan dirinya Jong Andalas, Jong Java, Jong Borne, Jong Celebes, Jong Ambon dan sebagainya melebur dalam kesatu paduan cita-cita Indonesia merdeka yang bersatu, berdaulat adil dan makmur. "SUMPAH PEMUDA" yang diikrarkan pada kesempatan ini telah menjadi embrio bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kalau para pemuda kita saat itu telah berhasil mengukir sejarah yang begitu besar, lantas apa yang dapat kita lakukan untuk bangsa dan negara ini ? Setelah 11 tahun reformasi dan 64 tahun usia republik ini, masih banyak hal yang bisa kita lakukan, paling tidak untuk hal-hal terdekat dengan kita.

Untuk itu, saatnya kita hilangkan segala perbedaan untuk melebur menjadi satu kesatuan visi Indonesia merdeka yang bersatu, berdaulat adil dan makmur seperti diamanahkan oleh para pendiri bangsa ini, berkarya yang bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara.

DIRGAHAYU PEMUDA INDONESIA : Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa kita.

Last Updated (Sunday, 01 November 2009 02:33)